1 Shares 206 Views

4 Titik Longsor Dipuncak, Jalur Jakarta Puncak Ditutup Total

Feb 05, 2018
1 207

ALS-JAKARTA

Hujan deras yang berkepanjangan di kawasan Puncak. Bogor, Jawa Barat telah menyebabkan terjadinya longsor pada Senin (5/2/2018) pagi. Data sementara, terdapat 4 titik longsor yaitu di sekitar Attaawun, Widuri, Grand Hill, dan Riung Gunung. Longsor menutup jalan dan terdapat beberapa tiang listrik roboh serta pohon tumbang. Belum ada laporan resmi korban dari longsor di Puncak. BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan verifikasi terkait adanya informasi korban longsor.

Untuk sementara jalur jalan dari Jakarta menuju Puncak, Bogor ditutup total karena jalan tertimbun longsor. Mulai pukul 09.15 Wib, jalur Puncak ditutup mulai Polingga untuk memudahkan evakuasi dan penanganan longsor di 4 titik longsor tersebut. Jalur dari Jakarta menuju Puncak dialihkan lewat Sukabumi. Sedangkan dari Cianjur menuju Jakarta dialihkan lewat Jonggol.

Saat ini hujan masih terus turun. BPBD Kabupaten Bogor bersama aparat dari TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan penanganan longsor. BMKG memprediksi hujan akan masih terus berlangsung hingga siang nanti. Potensi hujan di wilayah Jabodetabek masih tetap tinggi. BMKG mencatat hujan yang berlangsung selama 4/2/2018 tercatat 152 milimeter per hari. Ini tergolong curah hujan ekstrem yang menyebabkan longsor dan naiknya debit Sungai Ciliwung.

Sementara itu, naiknya debit Sungai Ciliwung telah menyebabkan banjir di sekitar bantaran Sungai Ciliwung di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Jakarta. Level Siaga I dengan ketinggian muka air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa mencapai 220 centimeter pada Senin (5/2/2018) pukul 08.30 Wib. Pada pukul 09.00 Wib, naik menjadi 230 centimeter, kemudian pada pukul 09.05 Wib menjadi 240 centimeter. Debit sungai tersebut akan tiba di Pintu Air Manggarai Jakarta pada sekitar pukul 17.30 Wib pada 5/2/2018.

Saat ini banjir telah berlangsung di bantaran sungai di wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Sebagian masyarakat dievakuasi ke tempat yang aman. BPBD Bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan penanganan banjir di wilayahnya. Tim Reaksi Cepat BNPB disebar untuk mendampingi BPBD dalam penanganan darurat banjir.

Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung. Februari adalah puncak hujan sehingga potensi banjir, longsor dan putting beliung akan makin meningkat. Kenali bahayanya dan kurangi risikonya.

You may be interested

Urus Berkas, Warga Jumpai Camat Haranggaol di Rumah Saat Jam Kerja
Berita, Simalungun
0 shares15 views

Urus Berkas, Warga Jumpai Camat Haranggaol di Rumah Saat Jam Kerja

REDAKSI - Mei 23, 2018

ALS-HARANGGAOL Perilaku tidak terpuji ditunjukan Camat Haranggaol kepada Warga Haranggaol Horison Kabupaten Simalungun l Hal itu Terlihat, saat warga ingin mengurus Surat keterangan…

Wah Gawat..!! Oknum Pekerja Perbaikan Jalan Simarjarunjung Jualan Aspal Bekas
Berita, Simalungun
0 shares9 views

Wah Gawat..!! Oknum Pekerja Perbaikan Jalan Simarjarunjung Jualan Aspal Bekas

REDAKSI - Mei 23, 2018

ALS-SIMALUNGUN ATAS Pekerja proyek perbaikan jalan (tambal sulam) Jalan Lintas Negara tepatnya di Jalan Simarjarungjung Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara memperjual…

Korban Penyerangan Dijaga Ketat
Berita, Peristiwa
0 shares13 views

Korban Penyerangan Dijaga Ketat

REDAKSI - Mei 23, 2018

ALS-JAMBI Meski kondisi dua korban anggota polisi, yakni Aiptu HSP Manalu dan Bripka Sangap Sinambunan sudah mulai sadar akibat penyerangan di Rumah Sakit…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Most from this category