22 Shares 653 Views

Bareskrim Mabes Polri Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia Jaringan Timur Tengah

Agu 10, 2017
22 654

ALS | Jakarta – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri berhasil membongkar sindikat perdagangan manusia (human trafficking), jaringan Timur Tengah (Timteng). Sejumlah tersangkapun telah ditangkap.

 

Kabareskrim Polri, Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, tersangka sengaja menipu korban dengan memalsukan identitas. Selain itu, tersangka juga sengaja menggunakan nama palsu, tahun palsu dan tanggal lahir yang palsu.

 

“Kalau dulu kasus ini dinamakan kasus perbudakan. Saat ini dinamakan kasus perdagangan orang atau human trafficking,” ujar Ari Dono Sukmanto, di Markas Bareskrim Polri, Gedung KKP, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).

 

Dikatakan, kasus itu akan dikembangkan. Karena menyangkut masalah kemanusiaan. Sehingga masuk dalam kategori kejahatan berat.

 

Dijelaskan, modus yang dimainkan tersangka untuk menjerat korban selama ini, korban dijanjikan hal hal yang menarik, jika bersedia bekerja Timur Tengah. “Contohnya, awalnya mereka dijanjikan gaji 4 juta pee bulan bekerja di Qatar. Namun faktanya, mereka justru menempatkan ke Suriah dan setelah bekerja korban tak pernah diberi gaji,” tandasnya.

 

Saat ini, Bareskrim Polri telah menetapkan dua tersangka dalam perkara itu. Yakni Hj Pariati dan Baiq Hafizahara alias Evi. Kedua tersangja, mengirim korban melalui Malaysia, dengan bekerja sama dengan jaringan Fadi.

 

Sedangkan Fadi, diinformasikan,  merupakan warga negara Irak, yang berdomisili di Malaysia. Mereka diduga telah memberangkatkan ratusan TKI. Kebanyakan, para TKI yang dikirim berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Jaringan Fadi disebut, telah beroperasi sejak tahun 2014 yang lalu. Sementara itu, dari pengiriman, keuntungan yang diperoleh sebesar Rp10 juta hingga Rp 15 juta per orang.

 

Sedangkan jaringan lainnya, yakni, jaringan Abu Dhabi. Dari jaringan ini, telah ditetapkan enam tersangka. Diantaranya, Fadel Assegaf, Muliati, Hera Sulfawati, Abdul Rahman Assegaf, Husni Ahmad Assegaf, dan Abdul Badar. (Andre)

 

Editor : M Gunawan Purba

You may be interested

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen
Berita, Jakarta
0 shares9 views

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemdag) terus berupaya melindungi konsumen khususnya konsumen beras. Salah satunya dengan mewajibkan pencatuman label pada kemasan beras. Hal ini tertuang…

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI
Berita, Nasional
0 shares13 views

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-IRIAN JAYA Kelompok Bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka kembali beraksi dengan melakukan pembunuhan terhadap anggota TNI pada Minggu (19/07/2018) kemarin di…

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak
Berita, Peristiwa
0 shares21 views

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAYAPURA Dua anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) tewas ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Dua prajurit itu…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category