17 Shares 152 Views

BIN dan Polri Desak Revisi RUU Terorisme

Mei 13, 2018
17 153

ALS-JAKARTA

Kepolisian Republik Indonesia mendesak pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat mempercepat penyelesaian revisi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Terorisme).

Polisi menyebut payung hukum itu sangat penting untuk mencegah kasus-kasus terorisme.

“UU terorisme sekarang sifatnya responsif, jadi kalo belum bertindak tidak bisa ditangkap. Kami berharap petugas Polri diberikan kewenangan upaya preventif,” kata Kepala Divisi Humas Polri pengganti Irjen. Pol. Boy Rafli Amar dalam konferensi pers mengenai tertangkapnya enam terduga teroris di Cianjur, Jawa Barat di Mabes Polri, Minggu (13/5).

Setyo berpendapat ketiadaan payung hukum itu membuat Polri maupun Densus 88 kesulitan untuk langsung menangkap sel-sel tidur terorisme meski pihak yang berwajib sudah mengetahui rencana mereka.

“Harapannya kalau sudah terafiliasi dengan salah satu (organisasi teroris) maka bisa ditangkap dan diproses. Kalau ada bahan peledak peluru tanpa izin bisa dikenakan UU terorisme. Tapi sekarang nggak,” lanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan Wawan Purwanto Direktur Komunikasi dan Informasi BIN yang menganggap penundaan penindakan oleh polisi adalah karena akibat payung hukum yang saat ini.

“Sebelum ada bukti permulaan yang cukup, tidak ada kewenangan untuk dilakukan penindakan. Ini yang berupaya diubah di UU Antiteror yang baru. Kalau tidak ada bukti yang cukup, sekarang tidak bisa diapa-apakan,” ujar Wawan.

“Kalau dulu sebelum reformasi masih boleh, tangkap dulu baru buktikan. Kalau sekarang jadinya¬†wait and see, jadinya delay-delay. (**)

You may be interested

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen
Berita, Jakarta
0 shares9 views

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemdag) terus berupaya melindungi konsumen khususnya konsumen beras. Salah satunya dengan mewajibkan pencatuman label pada kemasan beras. Hal ini tertuang…

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI
Berita, Nasional
0 shares11 views

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-IRIAN JAYA Kelompok Bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka kembali beraksi dengan melakukan pembunuhan terhadap anggota TNI pada Minggu (19/07/2018) kemarin di…

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak
Berita, Peristiwa
0 shares21 views

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAYAPURA Dua anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) tewas ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Dua prajurit itu…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category