8 Shares 174 Views

BNN Kerjasama Dengan Interpol Lumpuhkan 15,53 Kg Sabu

Feb 27, 2018
8 175

ALS-MEDAN

Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) bekerja sama dengan Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik Polis Diraja Malaysia (JSJN – PDRM) menggagalkan penyelundupan narkotika jenis shabu sebanyak 15,53 (LIMA BELAS KOMA LIMA PULUH TIGA) kg dan 79.905 (TUJUH PULUH SEMBILAN RIBU SEMBILAN RATUS LIMA) butir ekstasi milik jaringan sindikat narkotika Malaysia – Aceh – Medan, di Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (25/2).

Dari 4 (empat) tersangka yang diamankan, satu diantaranya terpaksa dilumpuhkan petugas hingga tewas karena berusaha melarikan diri, sebut Humas BNN, Selasa (27/02/2018).

Disambungkan, pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi JSJN – PDRM yang menyatakan bahwa adanya pengiriman narkotika jenis sabu dan ekstasi dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut.

Menanggapi informasi tersebut, BNN kemudian membentuk Satuan Tugas Operasi (Satgas Ops) gabungan bersama dengan BNN Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara, Polrestabes Sumatera Utara, dan Polres Langkat.

Dari pantauan dan penyelidikan yang dilakukan oleh Satgas Ops, akhirnya pada Minggu (25/2) sekitar pukul 12.25 WIB berhasil diamankan 4 (empat) orang pria, masing-masing bernama AR alias AMIR (23), AM (26), ZU (35), dan DS alias MARPAUNG (34).
Para tersangka diamankan di tempat yang berbeda.

Tersangka AR yang merupakan warga Aceh diamankan di sebuah halaman hotel yang berada di Kawasan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara, pada pukul 12.45 WIB, dengan barang bukti berupa 14.552,4 gram shabu dan 70.905 butir ekstasi.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka AR yang berada di kawasan perumahan Taman Impian Indah Sakti Luhur, Medan, Sumatera Utara, dan menemukan barang bukti narkotika berupa 501 gram shabu.

Selanjutnya, pada pukul 14.00 WIB, petugas mengamankan tersangka DS dan ZU yang juga merupakan warga Aceh, di wilayah Pondok Kelapa, Medan, Sumatera Utara.
Sedangkan tersangka AM yang merupakan koordinator lapangan dari jaringan sindikat ini diamankan di Wilayah Gebang, Langkat, Sumatera Utara.

Tersangka terpaksa dilumpuhkan petugas hingga tewas, lantaran pada saat dilakukan pengembangan ke daerah Tamiang, perbatasan Aceh dan Sumatera Utara, Ia berusaha melawan petugas untuk melarikan diri.

Jumlah barang bukti yang disita dari kasus ini adalah 15,53 kg shabu dan 79.905 butir ekstasi. Dengan demikian, sebanyak ± 155.172 (SERATUS EMPAT PULUH ENAM RIBU SERATUS TUJUH PULUH DUA) anak bangsa dapat terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Ancaman Hukuman :
Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. (D1)

You may be interested

Mantan Dirut PDAM dan Kepala BPBD Harus Diperiksa
Berita, Siantar
0 shares205 views

Mantan Dirut PDAM dan Kepala BPBD Harus Diperiksa

REDAKSI - Jul 20, 2018

ALS-SIANTAR Baru mengakhiri jabatan nya selama lebih dari 8 Tahun sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Uli, Nama Badri Kalimantan langsung santer disebut terlibat…

164 Mayat Terkatung di Danau Toba, Presiden Harus Turun Tangan
Berita, Jakarta
0 shares201 views

164 Mayat Terkatung di Danau Toba, Presiden Harus Turun Tangan

REDAKSI - Jul 20, 2018

Oleh: Natalius Pigai Sudah 1 Bulan, KM Sinar Bangun yang tenggelam tanggal 18 Juni 2018 di perairan danau Toba Sumatera Utara telah meninggalkan…

Wakil Walikota Siantar Lantik 23 Pejabat Eselon
Berita, Siantar
46 shares390 views

Wakil Walikota Siantar Lantik 23 Pejabat Eselon

REDAKSI - Jul 20, 2018

ALS-SIANTAR Bertempat diruang data pemko pematangsiantar, Wakil Walikota Pematangsiantar ,Togar Sitorus SE MM, melantik 23 Pejabat Eselon di jajaran pemerintah kota. Dalam amanat…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category