2 Shares 142 Views

Gunung Merapi Kembali Meletus Setinggi 6000 Meter Selama 2 Menit

Jun 01, 2018
2 143

ALS-JAKARTA

Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali meletus pada Jumat (1/6/2018) pukul 08:20 WIB. BPPTKG melaporkan tinggi kolom abu letusan teramati 6.000 meter di atas puncak (± 8.968 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Letusan ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 77 mm dan durasi 2 menit.

Letusan hanya sesaat selama 2 menit. Setelahnya tidak nampak adanya letusan. BPPTKG masih terus memantau intensif dan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

Mengingat ketinggian kolom letusan melebihi 6.000 m di atas permukaan laut, maka VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) telah dikeluarkan dengan kode warna RED. Kode warna VONA dapat berubah sesuai dengan kondisi terkini. Penerbangan bandara internasional  Adi Sucipto Yogyakarta hingga pagi ini masih normal.

Diperkirakan hujan abu vulkanik jatuh di sekitar Gunung Merapi, khususnya di sisi barat. Arah angin dominan ke barat daya. Saat meletus masyarakat keluar rumah melihat letusan. Tidak nampak ada kepanikan karena masyarakat telah belajar dari letusan-letusan yang terjadi sebelumnya. Status Gunung Merapi masih tetap Waspada (level 2). Di dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi dilarang ada aktivitas masyarakat. Belum perlu ada pengungsian. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang.

BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Provinsi DI Yogyakarta, BPBD Magelang, BPBD Klaten, BPBD Boyolali dan BPBD Sleman terus melakukan upaya antisipasi menghadapi erupsi Gunung Merapi sejak dinaikkan status Waspada.  Terkait dengan letusan pada pagi ini makan kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas G.Merapi. Masyarakat agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah dan pemerintah daerah. Masyarakat diharap mencermati Informasi yang berkembang melalui akun-akun media terpercaya seperti BPPTKG, BNPB, BMKG, BPBD dan lembaga terkait. Bila terjadi hujan abu gunakan alat pelindung diri (APD) apabila beraktifitas di luar rumah berupa masker, kacamata, jaket, penutup kepala dan alas kaki. (***)

 

You may be interested

Wewujudkan TNI AD Bebas Dari Narkoba, Korem 022/PT Melaksanakan Test Urine
Berita, SUMUT
0 shares5 views

Wewujudkan TNI AD Bebas Dari Narkoba, Korem 022/PT Melaksanakan Test Urine

REDAKSI - Agu 15, 2018

ALS-SIANTAR Sebanyak 50 orang anggota Korem 022/PT  melaksanakan tes urine di Makorem 022/PT Jalan Asahan Km 3,5 Pematangsiantar. Kegiatan tes urine ini langsung…

Tak Kunjung Dikerjakan, Warga Hutabayu Merasa Kecewa
Berita, Simalungun
0 shares21 views

Tak Kunjung Dikerjakan, Warga Hutabayu Merasa Kecewa

REDAKSI - Agu 15, 2018

ALS-HUTABAYU Proyek pembangunan peningkatan jalan Hutabayu Raja terkesan di telantarkan. Hal itu dikatakan puluhan orang warga Hutabayu Raja pada www.akarliputan sumut com, pada…

Diwarnai Aksi Kejar Kejaran, Polsek Lahusa Polres Nisel Berhasil Sita 700 Liter Tuak Suling
Berita, SUMUT
0 shares25 views

Diwarnai Aksi Kejar Kejaran, Polsek Lahusa Polres Nisel Berhasil Sita 700 Liter Tuak Suling

REDAKSI - Agu 15, 2018

ALS-NISEL Petugas Kepolisian Sektor Lahusa Polres Nias Selatan Sumatera Utara, menggagalkan peredaran minuman keras jenis tuak suling sebanyak 700 liter yang berasal dari…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category