8 Shares 190 Views

KPK OTT Gubernur Aceh dan Bupati Bener Meriah, Ketua DPW PPP Sumut Sampaikan Kritik

Jul 04, 2018
8 191

Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi. Total pihak yang diciduk dalam OTT kali ini sebanyak 10 orang. Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara, Aswan Jaya mengkritik operasi tangkap tangan oleh KPK dan menuliskannya.

Oleh : Aswan Jaya

KEMARIN kembali KPK melakukan operasi tangkap tangan. Kali ini korbannya adalah Gubernur Aceh dan Bupati Bener Meriah. Tidak ada yang salah dalam proses OTT tersebut karena KPK sedang menjalankan salah satu fungsinya (bukan satu-satunya fungsi) yaitu pemberantasan korupsi di seluruh pelosok Indonesia.

Bahwa KPK dalam menjalankan tugasnya memiliki beberapa fungsi lain, di antaranya fungsi pencegahan dan fungsi edukasi atau pendidikan.

OTT KPK merupakan proses yang sesungguhnya tidak serta merta atau sebuah kejadian yang kebetulan. OTT KPK adalah proses pengintaian yang relatif membutuhkan beberapa waktu dan membutuhkan resourcesyang ditugaskan khusus untuk target tertentu. Hal ini bermakna bahwa KPK telah mengetahui akan terjadi praktek gratifikasi yang mengancam kerugian keuangan negara.

Bila KPK telah mengetahui mengapa tidak di cegah ? mengapa dibiarkan hingga itu terjadi lalu di tangkap ? Dimana fungsi pencegahan KPK ?

OTT KPK dipastikan berdampak pada,

1. Saat kepala daerah yang menjadi korban maka konsolidasi pemerintahan daerah akan terintrupsi.

2. Otomatis pelaksanaan projek pembangunan yg telah dianggarkan yg menjadi objek OTT terhenti.

3. Proses pembangunan akan berjalan sangat lamban karena beberapa pejabat penting daerah akan sibuk memenuhi panggilan KPK plus proses PLT menuju defenitif harus menunggu keputusan yang berkekuatan hukum tetap. Bukankah ini membutuhkan waktu yang relatif lama.

4. Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah hancur, tentunya akan mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam setiap proses demokrasi.

Karena itu, sebaiknya KPK mengevaluasi dan menghentikan OTT sebagai implementasi fungsi pemberantasan dan memaksimalkan fungsi pencegahan dan fungsi pendidikan.

Saat teridentifikasi akan terjadi gratifikasi maka segera KPK menurunkan resource pencegahan dengan mengkonsolidasikan semua pihak yang berpotensi terlibat berhenti. Selanjutnya fungsi edukasi pun dilakukan kepada pihak-pihak yg berpotensi terlibat tersebut.

Langkah-langkah ini tentunya jauh lebih efektif dan bermanfaat tanpa merugikan siapa pun.

Untuk menjalankan efek jera, maka KPK dapat melakukannya pada saat proses edukasi tersebut. Bisa saja, KPK mengumumkan kepada publik bahwa saat ini KPK sedang melakukan proses edukasi kepada kepala daerah dan pihak-pihak lain bahwa mereka telah berencana untuk melakukan praktek korupsi.

OTT KPK hanya membawa sedikit kebaikan. Sementara pencegahan dan pendidikan membawa banyak kebaikan.

 

Sumber : Bergelora.Com

You may be interested

Mantan Dirut PDAM dan Kepala BPBD Harus Diperiksa
Berita, Siantar
36 shares233 views

Mantan Dirut PDAM dan Kepala BPBD Harus Diperiksa

REDAKSI - Jul 20, 2018

ALS-SIANTAR Baru mengakhiri jabatan nya selama lebih dari 8 Tahun sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Uli, Nama Badri Kalimantan langsung santer disebut terlibat…

164 Mayat Terkatung di Danau Toba, Presiden Harus Turun Tangan
Berita, Jakarta
26 shares221 views

164 Mayat Terkatung di Danau Toba, Presiden Harus Turun Tangan

REDAKSI - Jul 20, 2018

Oleh: Natalius Pigai Sudah 1 Bulan, KM Sinar Bangun yang tenggelam tanggal 18 Juni 2018 di perairan danau Toba Sumatera Utara telah meninggalkan…

Wakil Walikota Siantar Lantik 23 Pejabat Eselon
Berita, Siantar
46 shares408 views

Wakil Walikota Siantar Lantik 23 Pejabat Eselon

REDAKSI - Jul 20, 2018

ALS-SIANTAR Bertempat diruang data pemko pematangsiantar, Wakil Walikota Pematangsiantar ,Togar Sitorus SE MM, melantik 23 Pejabat Eselon di jajaran pemerintah kota. Dalam amanat…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category