13 Shares 519 Views

KSBSI Mau Demo Anis Baswedan, Terkait Keputusan UMP 2018

Nov 08, 2017
13 520

ALS-JAKARTA

Kebijakan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta Tahun 2018 yang baru saja diputuskan dinilai tidak berpihak pada buruh DKI Jakarta. Menurut Sunardi, Ketua Umum FSB KAMIPARHO-KSBSI mengatakan keputusan Anies Baswedan, terkait UMP DKI Jakarta Tahun 2018, masih mengacu pada PP No. 78 Tahun 2015, jadi wajar semua serikat buruh kecewa, karena Aneis Baswedan sudah mengingkari janji politiknya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan dalam konteks UMP, Gubernur DKI Jakarta tidak lagi mengacu pada pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini berjumlah 8,71 persen. Namun harus mengacu pada pertumbuhan ekonomi di tiap daerah. Buktinya, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sampai saat ini tidak pernah mau mengacu pada PP No. 78 Tahun 2015, namun bisa berjalan baik dan buruh tidak pernah ribut-ribut.

“Buktinya, ketika Anies Baswedan memutuskan UMP DKI Jakarta Tahun 2018, langsung menimbulkan reaksi ribut-ribut lagi. Buruh akan demo di Balai Kota lagi dalam waktu dekat ini, termasuk KSBSI yang akan turun demo,” ujarnya, saat diwawancarai, , Rabu, Jakarta, (8/11/17).

Sunardi menyampaikan rencananya, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) akan turun demo ke Balai Kota tanggal 09 November 2017, termasuk serikat buruh lainnya. Tegasnya, KSBSI akan terus melakukan tekanan kepada Gubernur DKI Jakarta agar tuntutan buruh dipenuhi. Pasalnya, UMP DKI Jakarta Tahun 2018 sebesar Rp 3.648.035 tidak realistis dengan kebutuhan sandang dan pangan setiap harinya.

“Anies Baswedan sudah mengingkari janji politiknya kepada buruh. Padahal masa kampanye Pilkada Jakarta 2017 dia berjanji di atas kontrak politik untuk berpihak pada kesejahteraan buruh, bahkan dia berani mengatakan gaji buruh Jakarta akan di janjikan sebesar tujuh juta rupiah. Namun setelah menjabat Gubernur, dia melupakan janjinya kepada buruh,” tandasnya.

Selain itu, sunardi juga mengatakan agar buruh dan masyarakat harus kritis dan jangan melupakan janji-janji politik yang pernah disampaikan Anies Baswedan waktu kampanye Pilkada Jakarta kemarin. Pasalnya, janji Rumah DP 0 persen pun sampai saat ini tidak jelas konsepnya. Apalagi janji Anies Baswedan terhadap kesejahteraan buruh awal dia menjabat Gubernur sudah tak berpihak pada kesejahteraan buruh. (Andreas Hutagalung)

You may be interested

Dua Personil Polisi Terluka Diserang OTK
Berita, Nasional
0 shares25 views

Dua Personil Polisi Terluka Diserang OTK

REDAKSI - Mei 22, 2018

ALS-JAMBI Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Marosebo, Jambi diserang oleh seorang tidak dikenal yang membawa senjata tajam pada Selasa (22/5) sekira pukul 14.30 WIB.…

Dianggap Melecehkan, Anggota Dewan Ini Dipukuli 4 Orang
Berita, Hukum
0 shares85 views

Dianggap Melecehkan, Anggota Dewan Ini Dipukuli 4 Orang

REDAKSI - Mei 22, 2018

ALS-KARAWANG Berawal dari postingan meme gambar Habib Rizik Sihab dan Amien Rais yang di sebar oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Karawang dari…

Dua Pelaku Narkoba Diringkus Satres Narkoba Polres Tebing Tinggi
Berita, Tebing Tinggi
0 shares51 views

Dua Pelaku Narkoba Diringkus Satres Narkoba Polres Tebing Tinggi

REDAKSI - Mei 22, 2018

ALS-TEBINGTINGGI Personil Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Tebing Tinggi berhasil menangkap dua orang pria, yang diduga merupakan pelaku penyalahgunaan narkoba dari dua lokasi…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Most from this category