10 Shares 214 Views

Mafia Pembunuh Wartawan India Ditangkap di Bali

Mei 03, 2018
10 215

ALS-DENPASAR

Rajan ditangkap kepolisian Indonesia di BandaraNgurah Rai,Denpasar, Bali, setelah baru mendarat dari Australia – tempat pelariannya selama sekitar tujuh tahun.

Ditangkap di Indonesia, salah-seorang penjahat tersohor di India, Chhota Rajan telah dijatuhi hukuman seumur hidup karena memerintahkan pembunuhan terhadap seorang jurnalis.

Jyotirmoy Dey, yang dikenal sebagai wartawan bidang kriminal, ditembak mati di Mumbai pada 2011 oleh empat pria atas perintah Chhota Rajan, demikian temuan pengadilan.

Chhota Rajan, yang berusia 58 tahun, telah ditahan semenjak 2015 setelah diekstradisi dari Indonesia.

Dia ditangkap oleh kepolisian Indonesia di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, setelah baru mendarat dari Australia – tempat pelariannya selama sekitar tujuh tahun.

Hukuman penjara seumur hidup atas Rajan dibacakan oleh pengadilan di Mumbai pada Rabu. Dia hadir bersama delapan orang kaki tangannya.

Satu orang tersangka masih dinyatakan buron, sementara satu orang lainnya meninggal tiga tahun lalu.

Walaupun ada 155 orang bersaksi di persidangan, tidak ada satu orang pun yang menyaksikan pembunuhan tersebut.

Mengapa Rajan membunuh sang wartawan?

Jyotirmoy Dey, 56 tahun, yang menggunakan nama pena (byline) J Dey merupakan wartawan terkenal di Mumbai yang sering melakukan investigasi kasus-kasus kriminal klas kakap.

Dia melaporkan beberapa kasus kejahatan skala besar yang melibatkan kelompok mafia yang selama ini tidak tersentuh, diantaranya adalah Rajan.

Setelah Dey dibunuh, para wartawan di Mumbai menggelar unjuk rasa, menuntut agar pemerintah India melakukan upaya perlindungan terhadap kerja profesional wartawan.

Semula penyelidikan kasus ini ditangani oleh kepolisian Mumbai, tetapi kemudian diambil alih oleh kepolisian federal setelah Rajan ditangkap di Indonesia.

Chhota Rajan (atau “Little Rajan”), yang memiliki nama asli Rajendra Sadashiv Nikalje, dituduh berada di balik sejumlah kasus pembunuhan, pemerasan dan peredaran narkoba.

Tumbuh di Mumbai dan sejak belia sudah terlibat kasus kejahatan kecil, Rajan kemudian menjadi bos mafia di balik berbagai kasus kriminal berskala besar. (**)

You may be interested

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen
Berita, Jakarta
0 shares9 views

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemdag) terus berupaya melindungi konsumen khususnya konsumen beras. Salah satunya dengan mewajibkan pencatuman label pada kemasan beras. Hal ini tertuang…

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI
Berita, Nasional
0 shares13 views

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-IRIAN JAYA Kelompok Bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka kembali beraksi dengan melakukan pembunuhan terhadap anggota TNI pada Minggu (19/07/2018) kemarin di…

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak
Berita, Peristiwa
0 shares21 views

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAYAPURA Dua anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) tewas ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Dua prajurit itu…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category