19 Shares 317 Views

Mengubah Wajah Kumuh Hinterland Menjadi Indah

Mei 06, 2018
19 318

ALS-SIANTAR

Kampung kumuh, wajah ini sudah tentu sangat melekat pada areal padat penduduk di daerah perkotaan. Bentuk yang tertata melalui gang atau jalur jalur sempit menjadi pemandangan yang lumrah. Begitu juga dengan aktivitasnya.

Pemandangan tersebut juga tampak di Kota Pematangsiantar. Apalagi diketahui Pematangsiantar, sebagai daerah Hinterland. Nuansa itu sudah pasti tidak terlepas.

Disela aktivitas yang padat dan pemukiman yang padat menjadi ciri khas dari kaum kusam penghuni kota. Lalu bagaimana mengubah kusam tersebut menjadi karunia indah.

Pemerintah Kota Pematangsiantar, memiliki beberapa pencanangan. Pencanangan yang bisa dikaryakan melalui kreativitas.

Menciplak dari kota yang lain, seperti daerah Malang dan Magelang. Kreasi ini ditimbulkan dengan sebutan kampung Tematik Siantar. Kalau di Malang arsitektur rumah yang di cat bewarna warni dan di Magelang dengan memperindah jembatan jembatan dengan alur kuas. Maka di Kota Pematangsiantar, kuas cat akan menari nari membentuk aktivitas sosial. Seperti cermin kultur.

Abib, salah seorang pekerja Senin (05/05/2018) ketika ditemui www.akarliputansumut.com, di lokasi perdana pengubah wajah kumuh kota Hinterland ini, menyebutkan kalau lukisan lukisan yang nantinya akan menampil indah bernuansa aktivitas sosial. Di jalan Bola Kaki, Gang Langgar, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar

” Kalau inilah contohnya. Gambar ini gambar mesin pembuat mie. Ini bentuk kearifan lokal. Jadi nantinya beragam gambarnya,” ujar pelaku seni berasal dari Rar Art House, disela aktivitasnya.

Sementara itu dititik berbeda di alur ruang yang sama, juga terlihat kuas menari nari tengah melukiskan Kaligrafi yang di padu dengan prilaku kemanusiaan. Dilokasi itu Claborasi nilai agama dengan aktivitas, dihentak.

Dari keterangan sumber, beragam pekerja seni berbaur, seperti juga dari Siantar Sketcher.

Menurut mereka, kegiatan yang dibuka oleh Hefriansyah Noor, Walikota Pematangsiantar, dan dihadiri oleh istrinya serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pematangsiantar, dimulai dari niat mengubah images menjadi lebih baik.

” Kegiatan ini dibuka dengan swadaya. Seperti Haruan Bolon (Bergotong royong / kerja sama). Nasi untuk dimakan saja kumpul kumpul dari warga,” ujarnya.

Ia berungkap juga kalau nantinya daerah ini menjadi Lorong Asik Nongkrong Garden, sesuai namanya Gang Langgar. Dan warga nantinya juga dapat memperkenalkan kreativitas Siantar melalui upload foto foto dilokasi. (D1)

You may be interested

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen
Berita, Jakarta
0 shares9 views

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemdag) terus berupaya melindungi konsumen khususnya konsumen beras. Salah satunya dengan mewajibkan pencatuman label pada kemasan beras. Hal ini tertuang…

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI
Berita, Nasional
0 shares11 views

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-IRIAN JAYA Kelompok Bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka kembali beraksi dengan melakukan pembunuhan terhadap anggota TNI pada Minggu (19/07/2018) kemarin di…

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak
Berita, Peristiwa
0 shares21 views

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAYAPURA Dua anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) tewas ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Dua prajurit itu…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category