15 Shares 594 Views

P3DN Kemendag Sinergikan Program UMKM dan Ritel Modern

Sep 09, 2017
15 595

ALS | Jakarta – Saat ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang berupaya mensinergikan program Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan ritel modern dalam jaringan pemasaran. Sehingga, nantinya UMKM diharapkan, bisa menjadi pemasok di jaringan pemasaran (distribusi) ritel modern, toko swalayan maupun pusat cinderamata.

Demikian disampaikan Luther Palimbong, Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perdagangan, pada acara Program Temu Usaha, antara UMKM dengan ritel modern di Makassar Sulawesi Selatan, 7 – 8 September 2017.

Dalam pertemuan itu, hadir seratusan UMKM dan para pelaku usaha ritel modern. Diantarnya, Hypermart, Transmart, Alfamart, Indomaret, Lotte Mart, Giant, Toko Cahaya, Toko Unggul, dan Toko Ujung.

Sedangkan tujuan dari pertemua itu, bertujuan, program Direktorat P3DN Kementrian Perdagangan, untuk menciptakan kemitraan usaha yang saling menguntungkan, dapat diwujudkan.

Luther juga menyampaikan, hasil produk UMKM tetap akan diseleksi kualitasnya, sebelum dipasarkan di seluruh jejaring ritel modern di Indonesia.

“Kemendag secara kontinun berupaya melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM, untuk meningkatkan akses pasar produk UMKM. Salah satunya, melalui fasilitas pertemuan UMKM dengan ritel modern, toko-toko swalayan dan pusat toko oleh-oleh,” katanya.

Program Temu Usaha antara UMKM dengan ritel modern diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan selama dua hari mulai tanggal 7-8 September 2017. Dia berharap, hasil program tercipta kemitraan usaha yang saling menguntungkan sehingga UMKM bisa menjadi pemasok di jaringan pemasaran/distribusi ritel modern, toko swalayan maupun pusat oleh-oleh.

Dalam acara itu, para peserta diberi pemahaman mengenai pemasaran melalui pola kemitraan beserta ketentuan/persyaratan maupun dukungan lembaga pembiayaan bagi pengembangan usaha.

Selanjutnya pada sesi penilaian, peserta diminta untuk menggelar produk unggulan masing-masing di hadapan para merchandiser/assesor dari ritel modern antara lain Hypermart, Transmart, Alfamart, Indomaret, Lotte Mart, Giant, Toko Cahaya, Toko Unggul, dan Toko Ujung.

“Jadi manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya pertemuan ini agar produk UMKM dapat dipasarkan melalui jaringan pemasaran ritel modern, toko swalayan ataupun pusat/toko oleh-oleh,” awbut Luther.

Selain dapat meningkatkan akses pemasaran bagi produk UMKM, program ini akan memberikan pemahaman bagi masyarakat bahwa produk UMKM Indonesia memiliki daya saing dan tidak kalah jika disandingkan dengan produk pabrikan yang sejenis.

Dalam UU No 7 tentang Perdagangan, Pemerintah diberi amanah untuk memberikan dukungan dalam peningkatan daya saing dan kemudahan akses pasar bagi produk UMKM.

Kewajiban ini juga diamanahkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 70 tahun 2013 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 54 tahun 2017, serta Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 47 tahun 2016 tentang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri.

Luther menyatakan, kemitraan dengan UMKM, ritel modern diwajibkan menyediakan minimal 80 persen produk dalam negeri dari total produk yang ada disetiap gerai.

Lalu, menyediakan ruang usaha yang memadai untuk produk dalam negeri, memasarkan produk UMKM yang dikemas atau yang dikemas ulang (repackaging) dengan merek pemilik barang, toko modern ataupun merek lain yang disepakati dalam rangka meningkatkan nilai jual. Kewajiban lainnya, ritel modern memasarkan produk hasil UMKM melalui etalase atau outlet yang disediakan oleh ritel modern. (AH)

Editor : Gunawan Purba

You may be interested

Wewujudkan TNI AD Bebas Dari Narkoba, Korem 022/PT Melaksanakan Test Urine
Berita, SUMUT
0 shares5 views

Wewujudkan TNI AD Bebas Dari Narkoba, Korem 022/PT Melaksanakan Test Urine

REDAKSI - Agu 15, 2018

ALS-SIANTAR Sebanyak 50 orang anggota Korem 022/PTĀ  melaksanakan tes urine di Makorem 022/PT Jalan Asahan Km 3,5 Pematangsiantar. Kegiatan tes urine ini langsung…

Tak Kunjung Dikerjakan, Warga Hutabayu Merasa Kecewa
Berita, Simalungun
0 shares17 views

Tak Kunjung Dikerjakan, Warga Hutabayu Merasa Kecewa

REDAKSI - Agu 15, 2018

ALS-HUTABAYU Proyek pembangunan peningkatan jalan Hutabayu Raja terkesan di telantarkan. Hal itu dikatakan puluhan orang warga Hutabayu Raja pada www.akarliputan sumut com, pada…

Diwarnai Aksi Kejar Kejaran, Polsek Lahusa Polres Nisel Berhasil Sita 700 Liter Tuak Suling
Berita, SUMUT
0 shares25 views

Diwarnai Aksi Kejar Kejaran, Polsek Lahusa Polres Nisel Berhasil Sita 700 Liter Tuak Suling

REDAKSI - Agu 15, 2018

ALS-NISEL Petugas Kepolisian Sektor Lahusa Polres Nias Selatan Sumatera Utara, menggagalkan peredaran minuman keras jenis tuak suling sebanyak 700 liter yang berasal dari…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category