46 Shares 502 Views

Pagi Tadi Gempa 5,3 SR Guncang Nias Utara, dan Ratusan Rumah Rusak di Morotai

Nov 21, 2017
46 503

ALS-SUMUT

Dalam beberapa hari terakhir ini hampir setiap hari wilayah Indonesia diguncang gempa bumi. Memang Indonesia rawan gempa, baik yang bersumber dari jalur pertemuan lempeng tektonik maupun dari jalur sesar di daratan.

Dari hasil laporan BMKG mengatakan bahwa kejadian gempa 5,3 SR dengan pusat gempa di laut pada kedalaman 15 kilometer di 52 kilometer barat laut Nias Utara Provinsi Sumatera Utara pada Selasa (21-11-2017) pukul 06:41 WIB pagi tadi. Gempa tidak berpotensi tsunami. Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa ke BPBD Kabupaten Nias Utara. Gempa dirasakan lemah selama 3 – 4  detik di Kabupaten Nias Utara. Gempa dirasakan lemah selama 1 – 2 detik di Kabupaten Nias Barat dan gempa tidak dirasakan di Kota Gunung Sitoli. Aktivitas masyarakat normal. Tidak ada kerusakan dari dampak gempa.

Sementara itu, gempa 5,7 SR dengan pusat gempa di laut pada kedalaman 10 kilometer di 37 kilometer barat laut Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara pada Sabtu (18/11/2017) pukul 23:07 WIB ternyata memberikan dampak korban jiwa dan kerusakan bangunan. BMKG telah melaporkan bahwa terus terjadi gempa susulan dengan intensitas gempa yang lebih kecil.

BPBD Pulau Morotai telah melaporkan dampak gempa kepada Posko BNPB. Saat terjadi gempa, dirasakan kuat di wilayah Pulau Morotai selama 3-5 detik. Saat bersamaan, gempa mengakibatkan lampu padam dan warga panik berhamburan keluar rumah. Gempa ini juga dirasakan kuat di wilayah Halmahera Utara selama 3-5 detik dan warga panik berhamburan keluar rumah.

Dampak gempa merusak bangunan di 5 desa yaitu Desa Posi-Posi, Desa Leo-Leo Rao, Desa Aru Burung, Deaa Lou Madoro, Desa Saminya Mao dan Desa Waya Bula di Kecamatan Morotai Selatan Barat Kabupaten Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara.

Satu orang meninggal dunia dan 294 bangunan rusak akibat gempabumi. Total kerusakan akibat gempa bumi, 160 rumah rusak berat, 11 rumah rusak sedang, 108 rumah rusak ringan, 1 pustu rusak berat, 12 gereja dan satu sekolah dasar rusak ringan.

Sebanyak 486 jiwa dari Desa Leoleo Rao, dan 75 kepala keluarga dari Desa Aru Burung, serta Lou Madoro saat ini telah diungsikan pemerintah daerah setempat ke tempat yang lebih aman.

Di Desa Posiposi terdapat 2 rumah rusak berat, 2 rusak ringan, dan 3 rusak sedang. Sementara, Desa Leoleo Rao sebanyak 56 rumah rusak berat dan 6 gereja rusak ringan. Juga di Desa Aru Burung ada 50 rumah rusak berat, 4 rusak ringan, dan 2 gereja rusak ringan, serta satu puskesmas pembantu (pustu) rusak berat. Sedangkan di Desa Lou Madoro terdapat 47 rumah rusak berat, 90 rumah rusak ringan, 3 gereja rusak ringan, 1 SD rusak ringan dan 1 pustu rusak ringan.

BPBD Kabupaten Morotai bersama Forkompimcam telah ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi, monitoring serta pendataan. Dinas Kesehatan setempat memberikan bantuan medis kepada korban terdampak. Kebutuhan mendesak adalah kebutuhan dasar, family kits, speed boat besar untuk menjangkau daerah terdampak, radio komunikasi, dan tenda.

Masyarakat dihimbau untuk tenang dan meningkatkan kewaspadaan dari ancaman gempa. Gempabumi tidak dapat diprediksi secara pasti. Gempa pasti terjadi tetapi kemampuan iptek saat ini belum mampu memprediksi gempa secara pasti kapan, dimana dan berapa besar kekuatan gempa. Jika ada berita atau informasi tentang akan terjadi gempa secara pasti di suatu daerah dan disertai foto-foto fenomena alam seperti ikan paus terdampar, tangkapan hasil ikan di laut melimpah dan lainnya. Itu tidak ada kaitan dengan gempa. Itu semua hoax. Jangan disebarluaskan. Hendaknya masyarakat mencari informasi ke BMKG sebagai lembaga yang kompeten dan berwenang menyampaikan kegempaan.

Untuk info lebih lanjut hubungi: Dalik Ghafur (Kalak BPBD Pulau Morotai 0813 5573 4266) dan Musliha (Kasie Pencegahan BPBD Kab. Pulau Morotai 0812-4178-5000). (Di)

You may be interested

Mantan Dirut PDAM dan Kepala BPBD Harus Diperiksa
Berita, Siantar
0 shares205 views

Mantan Dirut PDAM dan Kepala BPBD Harus Diperiksa

REDAKSI - Jul 20, 2018

ALS-SIANTAR Baru mengakhiri jabatan nya selama lebih dari 8 Tahun sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Uli, Nama Badri Kalimantan langsung santer disebut terlibat…

164 Mayat Terkatung di Danau Toba, Presiden Harus Turun Tangan
Berita, Jakarta
0 shares199 views

164 Mayat Terkatung di Danau Toba, Presiden Harus Turun Tangan

REDAKSI - Jul 20, 2018

Oleh: Natalius Pigai Sudah 1 Bulan, KM Sinar Bangun yang tenggelam tanggal 18 Juni 2018 di perairan danau Toba Sumatera Utara telah meninggalkan…

Wakil Walikota Siantar Lantik 23 Pejabat Eselon
Berita, Siantar
46 shares390 views

Wakil Walikota Siantar Lantik 23 Pejabat Eselon

REDAKSI - Jul 20, 2018

ALS-SIANTAR Bertempat diruang data pemko pematangsiantar, Wakil Walikota Pematangsiantar ,Togar Sitorus SE MM, melantik 23 Pejabat Eselon di jajaran pemerintah kota. Dalam amanat…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category