18 Shares 295 Views

Pangarmada 1 Inspeksi 2 Kapal Asing Penyeludup Beras 5000 Ton di Perairan Batam

Mei 17, 2018
18 296

ALS-BATAM

Panglima Koarmada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E, M.M., melaksanakan inspeksi dan peninjauan secara langsung ke Kapal MV. Alkar Trust dan MV. Kar Trust, 2 kapal kargo asing yang berhasil ditangkap Tim Gabungan WFQR (Western Fleet Quick Response) Lantamal IV Tanjung Pinang serta Lanal Batam yang berusaha menyelundupkan beras di Perairan Teluk Sebong Bintan beberapa waktu yang lalu,Kamis(17/5/2018)

Dalam peninjauan tersebut, Panglima Koarmada I sekaligus memberikan keterangan pers terkait proses penangkapan kedua kapal, dimana kedua kapal tersebut ditangkap oleh Tim gabungan WFQR Lantamal IV dan Lanal Batam di Perairan Teluk Sebong Bintan tepatnya pada koordinat 01° 12′ 791″ N – 104° 15′ 297″ E pada hari Selasa tanggal 8 Mei 2018.

Pangarmada I menyampaikan perkembangan dari hasil pemeriksaan bahwa dari hasil pengecekan urine para ABK negatif dan tidak ditemukan adanya narkoba. Sedangkan Hasil pengecekan terhadap muatan beras tidak ditemukan adanya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) sehingga aman dikonsumsi.

“Nahkoda MV Alkar Trust melayarkan kapal tidak sesuai dengan rute pelayaran berdasarkan port clearance dan juga selama pelayaran dari Madagascar, MV Alkar Trust mematikan AIS. Selain itu kedua kapal juga melakukan kegiatan Ship To Ship (STS) tanpa izin syahbandar dalam kegiatan transfer muatan di tengah laut dan bukan di pelabuhan resmi. Ketiga pelanggaran tersebut merupakan tindak pidana pelayaran” ujar Pangarmada I.

Pangarmada I menjelaskan bahwa masuknya kedua kapal ke wilayah Indonesia tanpa adanya PKKA (Penunjukan Keagenan Kapal Asing) serta melaksanakan lego jangkar diluar lay out lego jangkar yang ada, dimana titik koordinat lego atas perintah dari pihak perusahaan. Selain itu kapal sempat melaksanakan kegiatan Fumigasi tanpa ijin dari pihak Karantina, sehingga kuat dugaan adanya campur tangan oknum dari instansi tertentu yang mengizinkan kedua kapal tersebut untuk melaksanakan kegiatan ship to ship. Dan pelanggaran yang terakhir adalah melakukan tindak pidana keimigrasian.

Saat ini kedua kapal lego jangkar diperairan Tanjung Sengkuang dibawah pengawasan dan penjagaan ketat Lanal Batam dalam rangka penyelidikan lebih lanjut.(ET)

You may be interested

Ratusan Rumah Terbakar di Batam, Kerugian Miliaran Rupiah
Berita
27 shares139 views

Ratusan Rumah Terbakar di Batam, Kerugian Miliaran Rupiah

REDAKSI - Jul 14, 2018

ALS-BATAM Jika sudah kehendakNya, siapa pun tak boleh menghalangi. Seperti yang terjadi di pulau Batam pada hari ini Sabtu (14/07/2018) pagi tadi. Ratusan…

Martin Hutabarat : Partai Gerindra Jaminannya Menjaga Kerukunan di Indonesia
Berita, SUMUT
5 shares71 views

Martin Hutabarat : Partai Gerindra Jaminannya Menjaga Kerukunan di Indonesia

REDAKSI - Jul 14, 2018

ALS-SUMUT Martin Hutabarat, Anggota DPR RI, melaksanakan kegiatan Sarasehan Kebangsaan bersama kadernya di Nagori Sirube Rube, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sabtu (14/07/2018).…

Hari Ini Martin Hutabarat Adakan Sarasehan Kebangsaan
Berita, SUMUT
13 shares81 views

Hari Ini Martin Hutabarat Adakan Sarasehan Kebangsaan

REDAKSI - Jul 14, 2018

ALS-SIDAMANIK Hari ini akan ada kegiatan sarasehan kebangsaan yang diadakan oleh Martin Hutabarat SH,Anggota DPR RI. Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Umum Kecamatan…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category