9 Shares 175 Views

Program Padat Karya Targetkan Serap Lapangan Kerja

Feb 19, 2018
9 176

ALS-JAKARTA

Berdasarkan informasi dari Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) dalam keterangan tertulis kepada wartawan, 19 Februari 2018, menyampaikan saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), gencar melakukan percepatan pembangunan infrastruktur dalam pemerataan ekonomi. Wujud bentuk meningkatkan pemerataan ekonomi itu adalah dengan cara pembangunan infrastruktur.

Dimana, dengan adanya ketersediaan infrastruktur sampai tingkat desa, nantinya akan mendorong kualitas hidup untuk memajukan pergerakan ekonomi daerah, mengurangi biaya logistik dan memunculkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan. Hal itu dipertegas Presiden Jokowi beberapa kali dalam kata sambutannya terkait program percepatan pembangunan infrastruktur.

“Kita ingin rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, di kawasan perbatasan, di pulau pulau terdepan, di kawasan terisolir merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan dan merasa bangga menjadi warga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Presiden Jokowi.

Selama tiga tahun ini, berbagai infrastruktur yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut berkontribusi pada berbagai capaian Pemerintah. Diantaranya peningkatan daya saing global Indonesia dari peringkat 41 (2016-2017) menjadi peringkat 36 (2017-2018). Indeks Rasio Gini Indonesia, yang mengukur tingkat kesenjangan ekonomi, terus membaik dimana saat ini pada posisi 0,393, turun dibandingkan dengan angka bulan September 2014 yaitu 0,414.

Intinya, Presiden Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur yang dibangun bukan hanya infrastruktur untuk pembangunan ekonomi tetapi juga infrastruktur yang berkeadilan. kemudian, salah satu upaya mendorong pergerakan ekonomi daerah, Pemerintah meningkatkan belanja anggaran untuk pembangunan infrastruktur di desa melalui program padat karya tunai.
Presiden Jokowi telah menginstruksikan agar program pemanfaatan dana desa ditambah dengan program kementerian yang dikucurkan ke daerah atau desa seperti di Kementerian PUPR, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan lainnya dilakukan dengan model padat karya sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan menyerap tenaga kerja yang sebanyak-banyaknya di desa.

“Dengan padat karya tunai ini peredaran uang di desa, di daerah semakin meningkat. Tetapi yang paling penting adalah membuka lapangan pekerjaan yang kita targetkan satu desa paling tidak 100-150 orang dan karena ini dibayar tunai. Diharapkan hasil dari uang tunai itu mampu meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Jokowi. (AH)

You may be interested

Ratusan Rumah Terbakar di Batam, Kerugian Miliaran Rupiah
Berita
27 shares139 views

Ratusan Rumah Terbakar di Batam, Kerugian Miliaran Rupiah

REDAKSI - Jul 14, 2018

ALS-BATAM Jika sudah kehendakNya, siapa pun tak boleh menghalangi. Seperti yang terjadi di pulau Batam pada hari ini Sabtu (14/07/2018) pagi tadi. Ratusan…

Martin Hutabarat : Partai Gerindra Jaminannya Menjaga Kerukunan di Indonesia
Berita, SUMUT
5 shares71 views

Martin Hutabarat : Partai Gerindra Jaminannya Menjaga Kerukunan di Indonesia

REDAKSI - Jul 14, 2018

ALS-SUMUT Martin Hutabarat, Anggota DPR RI, melaksanakan kegiatan Sarasehan Kebangsaan bersama kadernya di Nagori Sirube Rube, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sabtu (14/07/2018).…

Hari Ini Martin Hutabarat Adakan Sarasehan Kebangsaan
Berita, SUMUT
13 shares81 views

Hari Ini Martin Hutabarat Adakan Sarasehan Kebangsaan

REDAKSI - Jul 14, 2018

ALS-SIDAMANIK Hari ini akan ada kegiatan sarasehan kebangsaan yang diadakan oleh Martin Hutabarat SH,Anggota DPR RI. Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Umum Kecamatan…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category