9 Shares 143 Views

Program Padat Karya Targetkan Serap Lapangan Kerja

Feb 19, 2018
9 144

ALS-JAKARTA

Berdasarkan informasi dari Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) dalam keterangan tertulis kepada wartawan, 19 Februari 2018, menyampaikan saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), gencar melakukan percepatan pembangunan infrastruktur dalam pemerataan ekonomi. Wujud bentuk meningkatkan pemerataan ekonomi itu adalah dengan cara pembangunan infrastruktur.

Dimana, dengan adanya ketersediaan infrastruktur sampai tingkat desa, nantinya akan mendorong kualitas hidup untuk memajukan pergerakan ekonomi daerah, mengurangi biaya logistik dan memunculkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan. Hal itu dipertegas Presiden Jokowi beberapa kali dalam kata sambutannya terkait program percepatan pembangunan infrastruktur.

“Kita ingin rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, di kawasan perbatasan, di pulau pulau terdepan, di kawasan terisolir merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan dan merasa bangga menjadi warga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Presiden Jokowi.

Selama tiga tahun ini, berbagai infrastruktur yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut berkontribusi pada berbagai capaian Pemerintah. Diantaranya peningkatan daya saing global Indonesia dari peringkat 41 (2016-2017) menjadi peringkat 36 (2017-2018). Indeks Rasio Gini Indonesia, yang mengukur tingkat kesenjangan ekonomi, terus membaik dimana saat ini pada posisi 0,393, turun dibandingkan dengan angka bulan September 2014 yaitu 0,414.

Intinya, Presiden Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur yang dibangun bukan hanya infrastruktur untuk pembangunan ekonomi tetapi juga infrastruktur yang berkeadilan. kemudian, salah satu upaya mendorong pergerakan ekonomi daerah, Pemerintah meningkatkan belanja anggaran untuk pembangunan infrastruktur di desa melalui program padat karya tunai.
Presiden Jokowi telah menginstruksikan agar program pemanfaatan dana desa ditambah dengan program kementerian yang dikucurkan ke daerah atau desa seperti di Kementerian PUPR, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan lainnya dilakukan dengan model padat karya sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan menyerap tenaga kerja yang sebanyak-banyaknya di desa.

“Dengan padat karya tunai ini peredaran uang di desa, di daerah semakin meningkat. Tetapi yang paling penting adalah membuka lapangan pekerjaan yang kita targetkan satu desa paling tidak 100-150 orang dan karena ini dibayar tunai. Diharapkan hasil dari uang tunai itu mampu meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Jokowi. (AH)

You may be interested

Dua Kapal SPOB Muat BBM Ilegal Ditangkap Koarmada 1
Berita, Jakarta
0 shares19 views

Dua Kapal SPOB Muat BBM Ilegal Ditangkap Koarmada 1

REDAKSI - Mei 27, 2018

ALS-JAKARTA Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memberikan keterangan kepada insan pers dalam konfrensi pers terkait…

Modus Korupsi Sang Koruptor Dana Desa (DD) Versi Lintas LSM Indonesia
Berita, Simalungun
0 shares3 views

Modus Korupsi Sang Koruptor Dana Desa (DD) Versi Lintas LSM Indonesia

REDAKSI - Mei 27, 2018

ALS-SIMALUNGUN Rapat kerja FK Lintas LSM Indonesia bersama dengan para ketua divisi beserta anggota dan pengurus sertaTim Media FK, menyimpulkan beberapa analisa Modus…

Sahur dan Sholat Subuh Bersama Polres Pelabuhan  Belawan
Berita, SUMUT
0 shares25 views

Sahur dan Sholat Subuh Bersama Polres Pelabuhan Belawan

REDAKSI - Mei 27, 2018

ALS-BELAWAN Pada Minggu, (27/05/2018) sekira pukul 03.30 wib Polres Pelabuhan Belawan telah melaksanakan giat sahur dan sholat subuh bersama elemen masyarakat di Mesjid…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Most from this category