16 Shares 557 Views

Sebelum Tewas, LPSK Sudah Tawarkan Perlindungan Kepada Johanes Marliem

Agu 15, 2017
16 558

ALS | Jakarta – Sebelum tewas, saksi kunci kasus dugaan korupsi E-KTP yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanes Marliem, telah pernah ditawarkan perlindungan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Hal itu dikatakan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Haris Semendawai, pada jumpa pers yang digelar, Selasa (15/8/2017) di kawasan Jakarta Timur.

Tawaran perlindungan diajukan, begitu LPSK mengetahui Johanes Marliem bersedia menjadi saksi kunci perkara korupsi E-KTP, melalui pemberitaan di media. Tawaran disampaikan LPSK secara langsung.

“Tepatnya, pada tanggal 28 Juli lalu, kami sudah menawarkan perlindungan kepada Johanes Marliem. Alasan penawaran perlindungan itu, karena dia (Johanes Marliem) mengatakan bersedia menjadi saksi. Alasan dia mau menjadi saksi karena mempunyai rekaman yang diduga melibatkan pihak-pihak tertentu,” ujar Haris Semendawai.

Haris menegaskan, tawaran perlindungan diajukan, mengingat, menjadi saksi kunci dalam perkara korupsi E-KTP, sangat rentan terhadap ancaman fisik, dan bahkan ancaman nyawa.

Hanya saja, belum lagi perlindungan dilakukan LPSK, Johanes Marlien telah meninggal dunia di Amerika Serikat, berapa hari lalu. Sampai saat ini, kabar kematian Johanes masih simpang siur. Apalagi, ditemukan luka tembak ditubuh Johanes. Pun begitu, ia diduga bunuh diri.

Dijelaskan, perlindungan tidak dapat diberikan secara langsung, dikatakan Haris, hal itu karena, untuk memberikan jaminan perlindungan, harus melalui prosedur. Apalagi, disaat tawaran diajukan, Johanes tidak cepat merespon, dengan mengajukan permohonan perlindungan saksi.

“Sementara, sesuai prosedur atau undang undang, LPSK tidak bisa memberikan perlindungan kepada saksi, selama tidak ada permohonan dari pelapor, saksi dan korban. Kami bisa memberikan perlindungan, kalau ada pengajuan permohonan perlindungan dulu, termasuk permohonan perlindungan dari Johanes Marlien belum ada kami terima. Padahal kami sudah menawarkan sejak awal, ” kata Haris. (Andre)

Editor : M Gunawan Purba

You may be interested

Dua Personil Polisi Terluka Diserang OTK
Berita, Nasional
0 shares25 views

Dua Personil Polisi Terluka Diserang OTK

REDAKSI - Mei 22, 2018

ALS-JAMBI Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Marosebo, Jambi diserang oleh seorang tidak dikenal yang membawa senjata tajam pada Selasa (22/5) sekira pukul 14.30 WIB.…

Dianggap Melecehkan, Anggota Dewan Ini Dipukuli 4 Orang
Berita, Hukum
0 shares85 views

Dianggap Melecehkan, Anggota Dewan Ini Dipukuli 4 Orang

REDAKSI - Mei 22, 2018

ALS-KARAWANG Berawal dari postingan meme gambar Habib Rizik Sihab dan Amien Rais yang di sebar oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Karawang dari…

Dua Pelaku Narkoba Diringkus Satres Narkoba Polres Tebing Tinggi
Berita, Tebing Tinggi
0 shares51 views

Dua Pelaku Narkoba Diringkus Satres Narkoba Polres Tebing Tinggi

REDAKSI - Mei 22, 2018

ALS-TEBINGTINGGI Personil Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Tebing Tinggi berhasil menangkap dua orang pria, yang diduga merupakan pelaku penyalahgunaan narkoba dari dua lokasi…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Most from this category