14 Shares 179 Views

Siaran Pers Kabareskrim Mabes Polri

Feb 21, 2018
14 180

ALS-JAKARTA

*Teror Terhadap Pemuka Agama, Kabareskrim: Siapa Sutradara Penggoreng Isu?*

Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto menegaskan, masyarakat untuk tidak terprovokasi bahkan memprovokasi lagi. Khususnya terkait dengan kabar hoaks mengenai berbagai peristiwa kekerasan terhadap pemuka agama yang marak belakangan ini.

“Jangan terpancing provokasi lalu kemudian malahan balik memprovokasi melalui opini atas kabar kasus kekerasan terhadap pemuka agama,” tegas Ari dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Ari menyatakan, dengan menebar opini kembali terkait peristiwa itu justru meluputkan esensi.

“Mengaitkan peristiwa itu dalam bingkai seolah-olah besar, justru kontra produktif. Sebabnya, justru jadi terjebak dalam pusaran yang lari dari esensi yaitu menjaga Indonesia melalui penyuksesan program pemerintah yang lebih membutuhkan fokus saat ini,” kata Ari.

Ari melanjutkan, Polri sendiri tak berpangku tangan dengan terus menggali data dan fakta atas peristiwa itu.

“Percayakan pada aparat bahwa menggali agar mengungkapkan ini semua bukan seperti membalikkan telapak tangan. Data dan fakta yang nantinya disampaikan kepada masyarakat, harus konkrit agar justru tak malahan menjadi hoaks,” lanjutnya.

Data dan Fakta

Berdasarkan data yang dimiliki Bareskrim Mabes Polri, sudah ada 21 peristiwa kekerasan terhadap pemuka agama. Di Aceh, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, misalnya, masing-masing kota itu terjadi 1 peristiwa. Lalu Jawa Timur sebanyak 4 peristiwa. Paling banyak di Jawa Barat yaitu 13 peristiwa.

“Hasil penelusurannya, seluruh peristiwa itu murni kriminal biasa. Pelaku, modus hingga motifnya beragam dan tak ada kecenderungan seperti yang selama ini jadi pembicaraan masyarakat. Justru masyarakat malah terjebak dengan agenda sebenarnya jika terus membicarakan ini,” papar Ari.

Ditanyakan mengenai siapa penjebak masyarakat itu, Ari justru tersenyum.

“Pasti akan terungkap. Saat ini kami sedang dalami terus para penggoreng isu lalu mereka sendiri yang sebarkan isu itu. Terpenting, justru seharusnya masyarakat melontarkan pertanyaannya adalah ‘siapa sutradara yang menggoreng lalu menyebarkan isu sendiri itu?’. Agar tak terjebak lagi polemik kontra produktif,” tutupnya. (***)

You may be interested

Mantan Dirut PDAM dan Kepala BPBD Harus Diperiksa
Berita, Siantar
0 shares205 views

Mantan Dirut PDAM dan Kepala BPBD Harus Diperiksa

REDAKSI - Jul 20, 2018

ALS-SIANTAR Baru mengakhiri jabatan nya selama lebih dari 8 Tahun sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Uli, Nama Badri Kalimantan langsung santer disebut terlibat…

164 Mayat Terkatung di Danau Toba, Presiden Harus Turun Tangan
Berita, Jakarta
0 shares197 views

164 Mayat Terkatung di Danau Toba, Presiden Harus Turun Tangan

REDAKSI - Jul 20, 2018

Oleh: Natalius Pigai Sudah 1 Bulan, KM Sinar Bangun yang tenggelam tanggal 18 Juni 2018 di perairan danau Toba Sumatera Utara telah meninggalkan…

Wakil Walikota Siantar Lantik 23 Pejabat Eselon
Berita, Siantar
0 shares388 views

Wakil Walikota Siantar Lantik 23 Pejabat Eselon

REDAKSI - Jul 20, 2018

ALS-SIANTAR Bertempat diruang data pemko pematangsiantar, Wakil Walikota Pematangsiantar ,Togar Sitorus SE MM, melantik 23 Pejabat Eselon di jajaran pemerintah kota. Dalam amanat…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category