21 Shares 444 Views

Turunan Dari Partuanon Girsang Sarankan Agar Walikota dan Wakil Walikota Siantar Segera Minta Maaf Kepada Suku Etnis Simalungun

Mei 04, 2018
21 445

ALS-SIANTAR

Turunan partuanon Simalungun meminta kepada Walikota dan Wakil Walikota Siantar serta Jajaran nya agar segera menentukan sikap untuk meminta maaf kepada etnis suku Simalungun yang merasa sudah terjolimi atas dugaan penistaan yang dilakukan oleh Walikota terhadap suku etnis Simalungun yang ada dikota Siantar.

Hal ini di ucapkan oleh Enrico Girsang selaku keturunan dari Partuanon Girsang yang ada di Simalungun kepada media www.akarliputansumut.com, pada Kamis (03/05/2018) sekira pukul 20’30 wib.

Menurut Enrico Girsang, Walikota dan Wakil Walikota serta jajaran yang terkait di dalamnya harus segera membuat inisiatif untuk membuat pernyataan minta maaf kepada suku etnis Simalungun yang merasa sudah tersakiti. Adapun pernyataan minta maaf terhadap suku etnis Simalungun itu haruslah juga dengan membuat pernyataan maaf lewat adat yang pantas.

“Kalau menurut saya selaku keturunan dari Partuanon Girsang yang ada di Simalungun ini, walikota dan wakil walikota serta kadis pariwisata dan dinas yang terkait lainnya harus lah membuat pernyataan minta maaf kepada suku etnis Simalungun. Dan pernyataan maaf itu juga harus dilakukan dalam bentuk adat Simalungun”, ucapnya.

Masih menurut Enrico Girsang, ada pun hal tersebut dilakukan bertujuan untuk meredam rasa emosional dan sakit hati yang mendalam dari masyarakat suku etnis Simalungun dan demi kondusif nya Kota Siantar. Wakil Walikota juga harus turut serta membantu Walikota, sebab mereka lah pemimpin dikota Siantar.

“Di Simalungun ada keturunan dari raja marpitu. Ada baiknya Walikota dan Wakil Walikota segera membuat agenda untuk memberikan pernyataan minta maaf kepada suku etnis Simalungun lewat marga marga marpitu yang ada di Simalungun. Kurasa jika itu dapat di lakukan oleh Walikota dan Wakil Walikota serta jajaran nya yang terkait, mungkin bisa mengobati rasa sakit hati dari pada suku etnis Simalungun dan kota Siantar pun kembali tenang tidak ada lagi demo demo dari masyarakat suku etnis Simalungun. Tapi mau kah Walikota dan Wakil Walikota serta jajaran nya melakukan nya??”, sambung enrico.

Enrico juga berharap agar masalah ini jangan lah di tunggangi oleh aktor aktor politik demi kepentingan kelompok atau pribadi.

“Harapan saya selaku turunan dari Partuanon Girsang yang ada di Simalungun ini, hendaknya masalah ini janganlah sampai ditunggangi oleh aktor politik. Jangan ada yang ngesom atau pun subsidi dana di dalamnya dan biarlah berjalan sebagaimana lajimnya demo atau gerakan perjuangan yang bersifat murni”, tutup nya.

Hefriansyah selaku walikota Siantar dalam beberapa hari belakangan ini selalu di demo oleh masyarakat suku etnis Simalungun yang merasa kecewa atas sikap dan pernyataan Walikota yang diduga sudah menistakan suku etnis Simalungun. Dan demo tersebut kini berujung pemakjulan Walikota Siantar dari kursi tahtanya. (A1)

You may be interested

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen
Berita, Jakarta
0 shares9 views

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemdag) terus berupaya melindungi konsumen khususnya konsumen beras. Salah satunya dengan mewajibkan pencatuman label pada kemasan beras. Hal ini tertuang…

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI
Berita, Nasional
0 shares11 views

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-IRIAN JAYA Kelompok Bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka kembali beraksi dengan melakukan pembunuhan terhadap anggota TNI pada Minggu (19/07/2018) kemarin di…

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak
Berita, Peristiwa
0 shares21 views

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAYAPURA Dua anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) tewas ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Dua prajurit itu…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category