48 Shares 1804 Views

Warga Jalan Pane Siantar Dihipnotis 3 Wanita, Uang Rp 1 Milyar Raib

Sep 26, 2017
48 1805

ALS | Siantar – Aliin, wanita lanjut usia, warga Jalan Pane, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Siantar, Sumut, jadi korban hipnotis. Barang berharga miliknya dan uang Rp 600 juta raib.

Ditemui dikediamannya, Selasa (26/9 2017) wanita tua itu menceritakan kejadian yang ia alami. Katanya, peristiwa itu bermula dari Pasar Horas Kota Siantar, Senin (25/9/2017) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban sedang beli ikan untuk keperluan usahanya.

“Saat di Pasar Horas, ada dua wanita yang diperkirakannya berusia 40-an datang kepada saya. Dua wanita yang juga sama-sama suku Tionghoa tersebut mengatakan kepadanya mencari Pendeta untuk obat panjang umur,” ucap Aliin.

Kedua wanita itu beramput pirang, dan mengaku, berasal dari Singapur. Menurutnya, iapun bersedia mencari pendeta yang dimintakan kedua wanita itu. Diperjalanan, salah seorang pelaku menghunjuk seseorang, yang ia sebut cucu dari pendeta yang mereka cari.

Selanjutnya, mereka berangkat bersama dengan mobil yang disediakan komplotan tersebut. Sementara, didalam mobil sudah ada dua orang lainnya. Satu wanita dan seorang lainnya, pria sebagai sopir mobil.

Saat dimobil, korban mengikuti semua kemauan komplotan penghipnotis tersebut. Ia sempat dibawa ke beberapa lolasi di Kota Siantar. Lalu disampaikan, kalau korban akan mendapatkan bahaya, setelah pelaku melihat telapak tangan korban.

Untuk menghindari musibah, lanjut Aliin, korban dianjurkan untuk mengambil seluruh uangnya dari bank dan sesajen berupa segenggam beras lalu dibungkus kertas koran.

Mendapat saran seperti itu, korban menurut. “Kubilang, saya tidak bawa buku tabungan untuk mengambil uang ke bank. Tapi kata orang itu, biar diantar kerumah untuk mengambil buku tabungannya,” ucapnya.

Sesampai dirumah, ia ternyata tidak hanya mengambil buku tabungan saja. Ia diminta untuk mengambil sejumlah uang asing dan perhiasan miliknya.

“Kuambillah semua dari Bank Mestika. Sekitar Rp 600 juta, kalau ditotal seluruh ada Rp 1 Milyar lah semuanya. Sudah dicek semua CCTV, tapi gak ada yang dapat,” ungkapnya.

Setelah mengambil uang dari bank, korban diajak berdoa. Setelah berdoa, korban diturunkan di depan Hotel Sapadia. Lalu pulang kerumah dengan menumpang becak.

” Di dalam mobil dikasi tas saya untuk tempat uang saya. Sudah dirumah saya, kulihat uangku sudah tidak ada lagi,” bebernya.

Iapun terkejut, begitu melihat isi tasnya. Uang dan perhiasan miliknya, sudah tidak ada lagi. Yang ada didalam tas, berupa tisu, minuman mineral dua botol, garam dan gula merah. Korbanpun sadar, kalau ia sidah dihipnotis, lalu pergi membuat pengaduan ke Polres Siantar.

“Sudah datang polisi kesini. Sudah cek juga CCTV di Bank Mestika, gak dapat. Cuma aku yang masuk ke Bank itu. Orang itu nunggu diluar. Mobilnya gak dapat CCTV itu, karena bukan didepan Bank dibuatnya. Pokoknya orang itu empat orang, tiga perempuan sama-sama Tionghoa sama satu supir laki-laki,” sebutnya. (FS)

Editor : Gunawan Purba

You may be interested

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen
Berita, Jakarta
0 shares9 views

Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Pada Kemasan Beras Untuk Lindungi Konsumen

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemdag) terus berupaya melindungi konsumen khususnya konsumen beras. Salah satunya dengan mewajibkan pencatuman label pada kemasan beras. Hal ini tertuang…

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI
Berita, Nasional
0 shares13 views

Tentara Pembebasan Nasional OPM Tembak dan Panah Dua Prajurit TNI

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-IRIAN JAYA Kelompok Bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka kembali beraksi dengan melakukan pembunuhan terhadap anggota TNI pada Minggu (19/07/2018) kemarin di…

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak
Berita, Peristiwa
0 shares21 views

Dua Anggota TNI Tewas Ditembak Disaat Mengangkut Makanan Yang Akan Dibagikan Untuk Anak-Anak

REDAKSI - Agu 20, 2018

ALS-JAYAPURA Dua anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) tewas ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Dua prajurit itu…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most from this category